TAHAPAN TAHAPAN PENGANGKATAN DAN PENEMPATAN PEGAWAI

Pengadaan Pegawai Negeri Sipil adalah untuk mengisi formasi yang lowong. Lowongnya formasi dalam suatu organisasi pada umumnya disebabkan oleh dua hal, yaitu adanya Pegawai Negeri Sipil yang berhenti, pensiun dan meninggal dunia atau adanya perluasan organisasi.

Karena pengadaan Pegawai Negeri Sipil adalah untuk mengisi formasi yang lowong, maka penerimaan Pegawai Negeri Sipil harus berdasarkan kebutuhan.

Setiap Warga Negara Republik Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah memenuhi syarat yang ditentukan.

Pengadaan PNS harus didasarkan atas syarat-syarat obyektif yang telah ditentukan, dan tidak boleh didasarkan atas jenis kelamin, suku, agama, ras, golongan atau daerah

A.   FORMASI

Formasi PNS secara nasional setiap tahun anggaran ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendayagunaan aparatur negara, setelah memperhatikan pendapat Menteri keuangan dan pertimbangan Kepala Badan Kepegawaian Negara. Formasi PNS secara nasional terdiri dari :

  1. Formasi PNS Pusat
  2. Formasi PNS Daerah

B.  PERENCANAAN, PENGUMUMAN, PERSYARATAN DAN PELAMARAN

1.   Perencanaan

Dalam perencanaan pengadaan PNS selain harus memperhitungkan penyediaan anggaran gajinya, juga sekaligus diperhitungkan biaya yang diperlukan untuk menyelenggarakan pengadaan PNS.

Perencanaan pengadaan PNS dibuat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian.

b.      Pengumuman

Setiap kegiatan pengadaan pegawai harus diumumkan seluas-luasnya melalui media masa yang tersedia dan atau bentuk lainnya yang mungkin digunakan sehingga kegiatan tersebut diketahui umum. Disamping itu untuk memberikan kesempatan yang luas kepada setiap WNI untuk mengajukan lamaran, juga memberikan lebih banyak kemungkinan bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk memilih calon PNS yang cakap dalam melaksanakan tugas yang akan dibebankan kepadanya.

c.   Persyaratan

Syarat yang harus dipenuhi oleh setiap pelamar adalah :

1)      Warga Negara Indonesia.

2)      Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun dan setinggi-tingginya 35 (tiga puluh lima)  tahun.

3)      Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan.

4)      Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri

5)      Tidak berkedudukan sebagai calon/ Pegawai Negeri

6)      Mempunyai pendidikan, kecakapan, keahlian, dan ketrampilan yang diperlukan

7)      Berkelakuan baik,

8)      Sehat jasmani dan rohani,

9)      Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah NKRI atau Negara lain yang ditentukan oleh pemerintah

10)  Syarat lain yang ditentukan dalam persyaratan jabatan, termasuk syarat khusus yang ditentukan instansi ybs.

d.   Pelamaran

Setiap pelamar harus mengajukan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri ditujukan kepada pejabat pembina kepegawaian instansi yang bersangkutan, yang dilampiri :

Foto copy STTB/ Ijazah yang disyahkan oleh pejabat yang berwenang

Kartu tanda pencari kerja dari Dinas Tenaga Kerja

Pas photo menurut ukuran dan jumlah yang ditentukan

C. PENYARINGAN

1.Pemeriksaan Administratif

Setiap surat lamaran yang diterima diperiksa dan diteliti sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan dalam pengumuman. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara fungsional oleh pejabat yang diserahi urusan kepegawaian.

2. Materi Ujian

Materi ujian disusun sedemikian rupa sehingga pelamar yang akan diteri-ma benar-benar mempunyai kecakapan, keahlian dan ketrampilan yang diperlukan..

3. Pemanggilan Pelamar

Pelamar yang memenuhi syarat, dipanggil secara tertulis untuk mengikuti ujian penyaringan. Pemanggilan dilakukan secara fungsional oleh pejabat yang diserahi tugas urusan kepegawaian. Untuk menghindari keterlambatan atau tidak diterimanya surat panggilan tersebut, maka disamping pemanggilan dilakukan secara tertulis, juga dilakukan dengan pengumuman  melalui media massa.

4. Ujian

Dalam rangka menjamin obyektifitas penyelenggaraan ujian penyaringan penerimaan pegawai, maka ujian penyaringan dilaksanakan secara ter-tulis.

5. Pengumuman Pelamar Yang Diterima

Pejabat Pembina Kepegawaian setelah menerima daftar nama dan nomor serta nilai ujian peserta dari Panitia Ujian, menetapkan pelamar yang dinyatakan diterima berdasarkan urutan nilai tertinggi sesuai dengan jumlah lowongan dan kualifikasi pendidikan yang tersedia.

Dalam pengumuman dan surat pemberitahuan tersebut, diinformasikan kapan, dimana, kepada pejabat mana, dan batas waktu untuk melapor bagi pelamar yang diterima. Apabila pelamar yang dipanggil sampai batas waktu yang ditentukan tidak melapor, maka dianggap mengundurkan diri. Batas waktu melapor sekurang-kurangnya 14 (empat belas) hari kerja terhitung mulai tanggal dikirimkannya surat pemberitahuan tersebut

D. PENGANGKATAN

1.       Pengangkatan Sebagai CPNS

Pelamar yang ditetapkan diterima, wajib melengkapi dan menyerahkan ke lengkapan administrasi kepada Pejabat Pembina Kepegawaian atau yang ditunjuk olehnya. Apabila salah satu kelengkapan administrasi tidak dapat dipenuhi, maka yang bersangkutan tidak dapat diangkat sebagai CPNS.

Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat/ Daerah menyampaikan daftar pelamar yang dinyatakan lulus ujian penyaringan dan ditetapkan diterima untuk diangkat sebagai Calon PNS kepada Badan Kepegawaian Negara untuk mendapat Nomor Identitas Pegawai Negeri Sipil.

Berdasarkan Nomor Identitas (NIP) PNS yang bitetapkan BKN, Pejabat Pembina Kepegawaian menetapkan keputusan pengangkatan menjadi Calon PNS. Pengangkatan Calon PNS dilakukan dalam tahun anggaran berjalan dan penetapannya tidak boleh berlaku surut. Yang dimaksud dengan tahun anggaran yang berjalan yaitu berdasarkan formasi yang ditetapkan tahun anggaran yang bersangkutan. Penetapan berlakunya pengangkatan calon PNS pada bulan berjalan yang bersangkutan tersebut, yaitu pada tanggal 1 (satu) bulan berikutnya setelah pemberian NIP. Dalam hal pemberian NIP dilakukan pada bulan terakhir tahun anggaran berjalan, maka pengangkatan sebagai Calon PNS berlaku mulai tanggal 1 bulan terakhir tahun anggaran yang bersangkutan.

Selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan sejak diterimanya surat keputusan pengangkatan CPNS, yang bersangkutan wajib melapor pada satuan organisasi dan melaksanakan tugasnya.

2.       Pengangkatan Sebagai PNS

Masa selama menjadi CPNS merupakan masa percobaan. Lamanya sekurang -kurangnya 1 (satu) tahun dan paling lama 2 (dua) tahun, yang dihitung sejak tanggal yang bersangkutan diangkat sebagai CPNS.

CPNS yang telah menjalankan masa percobaan diangkat menjadi PNS dalam jabatan dan pangkat tertentu dengan keputusan Pejabat Pembina Kepegawaian. Pengangkatan tersebut ditetapkan apabila telah memenuhi syarat sebagai berikut::

1)      Setiap unsur penilaian prestasi kerja / DP 3 sekurang-kurangnya bernilai baik

2)      Telah memenuhi syarat kesehatan jasmani dan rohani untuk diangkat menjadi PNS

3)      Telah lulus Pendidikan dan pelatihan Prajabatan

Tanggal mulai berlakunya keputusan pengangkatan menjadi PNS tidak boleh berlaku surut.

Calon PNS yang telah menjalankan masa percobaan lebih dari 2 (dua) tahun dan telah memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PNS, tetapi karena suatu sebab belum diangkat menjadi PNS, maka hanya dapat diangkat menjadi PNS apabila alasannya bukan karena kesalahan yang bersangkutan. Pengangkatan menjadi PNS Pusat bagi CPNS Pusat yang menjalani masa percobaan lebih dari 2 (dua) tahun ditetapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara. Sedangkan bagi CPNS Daerah yang akan diangkat menjadi PNS Daerah yang menjalani masa percobaan lebih 2 (dua) tahun ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian daerah Propinsi/Kabupa ten/Kota setelah mendapat pertimbangan teknis dari Kepala Kantor Regional BKN.

DASAR HUKUM silahkan di download

  1. Undang Undang Nomor 8 tahun 1974 Tentang Pokok Pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan  Undang Undang Nomor 43 Tahun 1999
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 Tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Juncto Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2003 .
  3. Keputusan Kepala BKN Nomor 09 Tahun 2001 Tentang Ketentuan  Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 Tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 Tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002
  5. Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 11 tahun 2002 Tanggal 17 Juni 2002.

TULISAN TERKAIT :

1. Isu sebagai kebutuhan

2. Meminta Jabatan

3. Pemberhentian karena mencapai BUP

Posted on 27 Januari 2010, in kepegawaian and tagged , , , . Bookmark the permalink. 18 Komentar.

  1. beritahu formasi pns sarjana farmasi 2010 di Bandung atau tasikmalaya

    • Formasi adalah jumlah dan susunan pangkat Pegawai Negeri Sipil yang diperlukan oleh suatu satuan organisasi negara untuk mampu melaksanakan tugas pokok dalam jangka waktu tertentu.

      Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 Tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Juncto Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2003 .
      Keputusan Kepala BKN Nomor 09 Tahun 2001 Tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 Tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil

      Formasi PNS secara nasional setiap tahun anggaran ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendayagunaan aparatur negara, setelah memperhatikan pendapat Menteri keuangan dan pertimbangan Kepala Badan Kepegawaian Negara. Formasi PNS secara nasional terdiri dari :
      a. Formasi PNS Pusat
      b. Formasi PNS Daerah
      Formasi PNS Pusat untuk masing-masing satuan organisasi setiap tahun anggaran ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab di bidang penda-yagunaan aparatur negara, setelah mendapat pertimbangan Kepala BKN.
      Formasi PNS Daerah untuk masing-masing satuan organisasi Pemerintah Daerah Propinsi/Kabupaten/Kota setiap tahun anggaran ditetapkan oleh Kepala Daerah masing-masing setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggungjawab di bidang pendayagunaaan aparatur negara, berdasar pertimbangan dari Kepala BKN.

      Kami tidak dapat memberi informasi tersebut, silahkan disampaikan ke Kab/kota yang dimaksud

  2. Apakah mungkin saya bisa ikut test CPNS bila umur sy sekarang 46 tahun dan pengalaman kerja di swasta berbadan hukum 10 tahun.

  3. bagaimana tentang penempatan pegawai di kantor badan kepegawaian negara ini?

    • Penempatan pada awalnya sesuai dengan pendidikan yang bersangkutan, karena pegawai BKN dituntut untuk mengetahui permasalahan kepegawaian kepada pegawai yang baru dilakukan rotasi menyeluruh ke segala bidang, kemudian untuk menambah wawasan dilakukan diklat, dari hasil diklat digunakan sebagai pedoman dalam pembinaan dan acuan, pegawai tersebut akan dikembangkan ke arah mana, demikian gambaran yang dapat saya sampaikan

  4. Saya mendaftar CPNS suatu Kementrian utk penempatan di Kantor Pusat (Ditjen). Saya dengar dari teman, bahwa CPNS tahun ajaran baru wlpn mndftar di Pusat nantinya apabila sdh lolos ujian tetap akan ditempatkan di Daerah dulu selama 1 thn. Stelah itu baru dpindah ke Pusat. Benarkah ada peraturan sperti itu?

  5. assalamualaikum,
    apakah seorang pns wanita boleh mengajukan pindah penempatan ikut suami sedangkan suaminya bukan pns?

  6. assalamualaikum,
    saya adalah seorang cpns pemkab, pada tahun 2009 saya divonis mengidap hepatitis B. apakah saya akan gagal menjadi PNS penuh, karena salah satu syaratnya harus lulus tes kesehatan.

  7. Pak, saya cpns kementrian kominfo yang dipekerjakan di tvri kupang. Pak, ada nggak ketentuan yang mengatur berapa tahun sejak jadi cpns seseorang boleh mengajukan perpindahan ke daerah lain. Dan kalau laki-laki, alasan apa yang biasanya bisa diterima untuk mendukung permohonan tersebut

    • mas agus, ketentuan yg mengatur hal tersebut belum pernah saya ketemukan, tetapi perlu dipertimbangkan, kalau pindah ketika masih CPNS akan mempersulit pembinaan menuju ke PNS karena pindah instansi, sebaiknya setelah jadi PNS, sambil cari alasan yang tepat

  8. Assalamualaikum, saya kurniawan, saat ini bekerja di kementrian kominfo selama 2 tahun. Saya mau minta saran, sebaiknya alasan apa yang bisa saya pakai atau yg paling sering digunakan untuk mengajukan pindah secara vertikal dari kementrian pusat ke dinas kominfo pemerintah daerah? Apakah memungkinkan pindah dari kementrian ke daerah?

    • Waalaikumsalam, mas kurniawan saudara baru 2 tahun bekerja ( entah sudah PNS atau masih CPNS) yang jelas belum ada prestasi yang bisa dilihat, sementara kepindahan saudara sepertinya tidak ada yang urgen (penting/mendesak), kalau masih memungkinkan bertahan dulu dan buatlah prestasi. Untuk kepindahan dari Inst Pudat ke daerah bisa dan boleh dilakukan, prosesnya saudara minta izin ke atasan secara hirarkhis (termasuk alasannya), setelah itu saudara minta surat keterangan dari inst. yang dituju (bahwa tidak keberatan), ijin tidak keberatan disampaikan ke instansi saudara untuk mendapatkan ijin pindah, kemudian semua berkas yang mendukung disampaikan ke instyansi yg dituju ( bila inst daerah melalui Propinsi) untuk dimintakan persetujuan ke BKN, semoga dapat dipahami

  9. assalaamu’ alaykum,,, bapak,, saya mau tanya,, saya dapat SK bupati 80% pada bulan maret 2009,, saya sudah melaksanakan sumpah dan prajabatan pada tahun 2010 kemaren,, Akan tetapi, pada saat ini, saya belum menerima SK 100%,, lalu apa yg harus saya lakukan, mengingat batas cpns menjadi pns khan maksimal 2 tahun,, saya sudah menanyakan ke BKD, bilangnya SK belum ditandatangi Bupati,, bgm ini pak,, apakah saya urus sendiri, dg meminta berkas2 ke BKD,, lalu diusulkan kemana dan bgm prosedurnya,,

    • Waalaikum salam, harap sabar, kemungkinan SK PNS sudah diketik hanya kurang tanda tangan, berarti TMT- nya masih sekitar Maret, kalaupun terlambat, nanti BKD akan mengusulkan dispensasi ke BKN karena pengangkatan lebih dari 2 tahun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: